SAMPAH YANG DIBUANG KESUNGAI AKAN MENYUMBAT ALIRAN AIR SUNGAI
Sampah yang Menimbulkan Bencana
Saat ini orang – orang banyak sekali yang tidak
peduli dengan lingkungan. Orang – orang melakukan semau diri mereka masing –
masing, dengan tidak memikirkan dampak yang akan terjadi atas perbuatannya
tersebut. Banyak sekali sungai – sungai di Indonesia saat ini yang tercemar
oleh sampah. Banyak bencana banjir yang telah terjadi di Indonesia karena ulah
manusia tersebut.
Orang
– orang saat ini sangat sering sekali membuang sampah di sungai. Seperti sungai
sekarang menjadi pusat pembuangan sampah. Sampah yang dibiarkan begitu saja
dengan terus menerus akan menumbat, dan akan mengganggu aliran sungai. Air akan
tidak lancar, dan akan berhenti disitu. Sungai akan meluap, dan menyebabkan
banjir. Banjir sudah tidak asing sekali di kalangan orang Indonesia. Tingkat
kesadaran penduduk Indonesia sangatlah rendah. Mereka selalu saja ingin mau nya
sendiri, tidak memikirkan mahkluk lain yang ada disekitarnya, tidak memikirkan
bahaya yang akan terjadi dengan perlakuannya tersebut. Begitu besar dampak yang
akan terjadi bila ini semua dibiarkan begitu saja. Tidak hanya manusia yang
berada disekitarnya saja yang rugi. Tetapi jika banjir tersebut sudah meluap –
luap, sudah besar, semua yang ada disana akan kerugian. Hewan, tumbuhan, warga,
lingkungan, rumah, sekolah, rumah sakit, dan bangunan – bangunan lain yang ada
disana akan rusak dan hanyut. Semua itu karena perbuatan warga yang sangat
egois.
Sampah – sampah yang
diangkut dari sungai oleh petugas sangatlah banyak. Terdapat beratus – ratus
ton sampah yang telah terangkut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta,
Isnawa Adji, menurunkan selama tiga hari terakhir terkumpul sekitar 2.000 ton
sampah yang hanyut di sungai Ciliwung. Dalam kondisi normal, sampah Jakarta
mencapai sekitar 6.700 -7.000 ton per hari. “Dari jumlah itu, sekitar 300 ton
berasal dari kali, sungai, waduk, dan danau,” jelas Adji. Akibat banjir yang
melanda beberapa kawasan, 1.824 jiwa terpaksa mengungsi. Pengungsi terbanyak
berada di Rawajati, Jakarta Selatan, dengan jumlah 2000 jiwa.
Jika sampah disungai
sangat bahaya akibatnya. Sebaiknya rakyat Indonesia harus sadar dengan semua
yang terjadi. Bahwa sungai itu bukan untuk pusat pembuangan sampah. Sampah
mempunyai pusat pembuangan sampah. Seharusnya pemerintah membuat pusat
pembuangan sampah untuk daerah – daerah resapat tersebut.
Komentar
Posting Komentar